Hiduplah dengan saling Menghormati
“Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu
Hiduplah selalu dengan kasih dan Cinta
Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup, dan janganlah membuat aku malu dalam pengharapanku
Hiduplah Dengan Kejujuran
Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
4 Mar 2012
Genangan Air Setinggi 40 Cm di Tol Cawang
Jakarta Hujan yang mengguyur Jakarta menciptakan genangan air. Misalnya saja ada genangan air setinggi 40 cm di Tol Cawang arah Tanjung Priok. Kendaraan kecil diminta menghindari lokasi ini.
"Ada genangan air setinggi 40 cm di Tol Cawang, dari arah Halim ke Tanjung Priok. Tepatnya ada di bawah simpang susun Cawang. Nah, di situ ada terowongan, di situlah genangan airnya," ujar petugas Traffic Information Center (TIC) Jasa Marga, Ghafur, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (4/3/2012) pukul 16.45 WIB.
Informasi adanya genangan air itu diperoleh petugas pukul 15.30 WIB. Kendaraan yang berukuran kecil seperti sedan pun diminta untuk tidak melewati ruas jalan tersebut.
"Sudah kita imbau agar kendaraan kecil pakai jalur alternatif. Sedangkan kalau kendaraan besar masih bisa melintas," terangnya.
Menurut dia, bila ada hujan deras ruas jalan ini tidak pernah tergenang air hingga setinggi itu. Dia menduga genangan air terjadi karena ada saluran air yang mampet.(www.detik.com)
9 Feb 2012
SOLUSI MENGATASI KEMACETA DI JAKARTA
Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia, berdasarkan catatan resmi catatan sipil, tahun 2007, jumlah penduduk Jakarta adalah 7.706.392 jiwa, sedangkan berdasarkan perkiraan, pada siang hari, penduduk Jakarta bisa mencapai 12 juta jiwa. Mobilitas penduduk Jakarta yang sangat cepat dan massal ini membutuhkan dukungan infrastuktur transportasi yang modern dan massal pula. pengertian modern dan massal di sini adalah sebuah system transfortasi yang cepat, aman, efisien, dan berkapasitas menampung banyak orang.
Persoalan Transportasi di Jakarta Konfigurasi dari persoalan pokok transportasi di Jakarta adalah kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan (pribadi dan umum) yang menggunakannya. jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan-jalan Jakarta untuk tahun 2007 dihitung sebanyak 7.773.957 yang terdiri dari; kendaraan sepeda motor 5.136.619 unit, mobil sebanyak 1.816.702 unit, kendaraan bus berjumlah 316.896, dan 503.740 untuk jenis kendaraan lainnya. Dari total tersebut, kendaraan umum hanya berjumlah 2% dari seluruh kendaraan dijakarta. Rasio perbandingan kendaraan pribadi dan kendaraan umum adalah 98% berbading 2%, sebuah perbandingan dari volume penggunaan jalan yang didominasi kendaraan pribadi. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bambang Susantono, mengacu pada kajian Study on Integrated Transportation Master Plan for Jabodetabek (SITRAMP 2004), menyebutkan kerugian akibat kemacetan lalu-lintas di DKI Jakarta mencapai Rp 8,3 triliun.
Untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, sekaligus untuk menyiapkan sebuah sistem transportasi modern dan massal, tidak akan mungkin berhasil, jika jumlah kendaraan pribadi tidak dikurangi. Pemerintah bisa mengurangi kendaraan pribadi (sekaligus mengurangi emisi dan menghemat BBM) dengan jalan; pertama menaikkan pajak impor kendaraan mewah hingga 200%. Selain itu, pemerintah perlu untuk mempertimbangkan pajak progressif kepada orang-orang kaya dijakarta, sebagai solusi pembiayaan untuk pembangunan sistem transportasi. Pihak kepolisian juga harus aktif memburu dan membongkar sindikat penyelundupan mobil mewah dari luar negeri. Kedua Jalan yang lain untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi adalah pembatasan premium/BBM bagi jenis kendaraan pribadi di SPBU-SPBU. Ketiga membatasi penggunaan kendaraan plat merah diluar jam dinas/kantor, serta kewajiban kendaraan pribadi untuk jadi transportasi umum (seperti di Cuba).
Penggunaan sistem busway, selamanya tidak akan menjadi efektif, jika pemerintah tidak berani mengurangi porsi kendaraan pribadi di jalan raya. Pemerintah juga harus mengurangi tingkat penggunaan kendaraan bermotor dan pembuatan jalur khusus bagi kendaraan bermotor. Sistem transportasi publik harus ditanggung oleh Negara, sehingga dalam penyediaan pelayanan (service) bisa dengan harga lebih murah dan terjangkau oleh semua lapisan sosial masyarakat. Untuk langkah membangun sistem transportasi modern dan massal dimasa depan, pemerintah harus memfokuskan anggaran Dep. Perhubungan pada pembelian/pembuatan sistem transportasi seperti pembangunan BRT (bus rapid transit), MRT (mass rapid transit), atau subway (kereta bawah tanah).
Sumber pembiayaan untuk mewujudkan itu semua bisa diusahakan dari; pertama pemerintah harus berani untuk melakukan tindakan politik untuk penghapusan utang luar negeri (haircut debt), seperti yang dilakukan oleh pemerintahan Argentina dan Nigeria. Dilaporkan bahwa jumlah dari bunga (Rp 91 triliun) dan cicilan pokok (Rp 59,6 triliun ) utang yang harus dibayarkan oleh negara di tahun 2008 mencapai nilai 150-an trilyun rupiah. Kedua pemerintah bisa memacu penerimaan perusahaan pertambangan asing dengan jalan nasionalisasi atau skema bagi keuntungan yang seimbang, tidak merugikan pihak Indonesia. ketiga pemerintah memaksimalkan proses peradilan terhadap koruptor dan pengejaran hartanya untuk diserahkan kepada Negara, terutama soeharto dan kroninya. Keempat pemerintah harus berani menarik surat obligasi perbankan yang diselewengkan oleh obligor nakal. Kelima pemerintah menaikkan pajak impor kendaraan mewah dan pajak progressif bagi orang kaya
Jakarta Pusat Bisnis Indonesia
Ibu kota Republik Indonesia, Jakarta adalah kota metropolitan yang luas dan besar dengan populasi lebih dari 9 juta jiwa. Pada siang hari jumlah ini bertambah 2 juta ketika para Komuter datang ke Jakarta untuk bekerja dan pulang lagi ke asal mereka pada malam hari.
Terletak di pantai utara bagian barat pulau Jawa, provinsi Jakarta telah berkembang pesat selama bertahun-tahun, menyerap banyak desa dalam prosesnya. Padahal Jakarta merupakan konglomerasi dari desa-desa yang dikenal sebagai kampung, saat ini Jakarta dilintasi oleh jalan-jalan utama dan jalan raya super. Ini merupakan kajaiban kecil, ketika Anda melalui salah satu jalan besar dan kemudian menemukan diri Anda berada di jalan kecil bersama dengan sejumlah mobil dan sepeda motor. Nama-nama lama desa ini dapat diketahui dari nama jalan-jalan utamanya seperti: Tanah Abang, Kebon Kacang, Kebon Jeruk, Kampung Melayu dan banyak lagi. Bersama dengan sejumlah daerah pinggirannya, Jakarta telah bertransformasi menjadi kota mega metropolitan. karena itu, ketika Anda berkunjung ke Jakarta lebih baik menggunakan peta atau mengandalkan GPS.
Jakarta sendiri dibangun di atas sebuah delta datar yang lebar, dipotongan oleh tidak kurang 13 sungai. Teluk Jakarta yang menghadap kearah sejumlah besar pulau kecil berada, yang dikenal sebagai Kepulauan Seribu atau Pulau Seribu, sebuah resor wisata untuk snorkeling dan berenang. Dibagian selatannya adalah gunung berapi megah Gede dan Pangrango, tempat di mana resor pegunungan yang sejuk seperti Bogor, Puncak, Sukabumi dan Bandung berada.
8 Feb 2012
Keindahan Kepulauan Seribu dengan Fasilitas Listrik Baru
Harapan warga bermukim di Kecamatan Kepulauan Seribuutara, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu untuk dapat menikmati layanan listrik PLN selama 24 jam segera terwujud. Ya, mulai pekan depan, warga yang bermukim di Pulau Harapan, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, serta Pulau Kelapa Dua, Kecamatan Kepulauanseribu Utara sudah dapat menikmati listrik sehari penuh. Sebelumnya, warga hanya dapat menikmati layanan listrik selama 15 jam per hari yang dihasilkan dari genset.
Kepala UPT Kelistrikan Kabupaten Kepulauan Seribu, Haris Prindatno mengatakan, mulai pekan depan, listrik di lima pulau itu akan menyala selama 24 jam saat dilakukan uji coba pembebanan daya listrik. Rencana uji coba akan dilakukan secara bergilir yakni, tanggal 12 Februari di Pulau Pramuka, 13 Februari di Pulau Panggang, 14 Februari di Pulau Kelapa Dua, tanggal 15 Februari di Pulau Harapan dan tanggal 16 Februari di Pulau Kelapa. "Sebelumnya, di pulau-pulau itu hanya dialiri listrik selama 15 jam sehari atau sejak pukul 16.00 hingga pukul 07.00. Itu pun menggunakan genset. Namun, mulai pekan depan, akan dialiri listrik PLN selama 24 jam," ujar Haris, Kamis (9/2).
Untuk itu, dikatakan Haris, dalam beberapa waktu ke depan, pihaknya terus memantapkan rencana uji coba tersebut hingga waktu peresmian yakni, tanggal 22 Februari mendatang. Rencananya, uji coba akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. "Warga sangat berharap pemukiman mereka dialiri listrik selama 24 jam. Dan harapan warga itu sebentar lagi akan terealisasi," kata Haris.Ditambahkan Haris, akibat robohnya 22 tiang listrik di Pulau Harapan dan Pulau Kelapa sehingga menjadikan wilayah itu sempat gelap gulita, kini sudah kembali menyala. Sebab, petugas dari Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta telah melakukan perbaikan listrik untuk kedua pulau tersebut secara darurat. "Kedua pulau yang terkena musibah angin puting beliung itu nantinya juga akan dialiri listrik 24 jam. Tetapi, rumah rusak berat atau hancur rata dengan tanah tidak bisa dialiri listrik, dan hanya rumah yang mengalami rusak sedang dan kecil saja bisa dialiri listrik 24 jam," ungkapnya.
Seperti diketahui, kabel listrik PLN di bawah laut yang dibangun sejak Maret 2011 dan rampung Desember 2011 dan memiliki panjang 29,2 kilometer dengan besaran 20 kilo volt ampere (KVA), termasuk jaringan tegangan menengah. Besaran tersebut bisa dibebani dengan 8 mega watt yang melebihi kapasitas 4,5 mega watt di Kecamatan Kepulauan Seribuutara dan Kecamatan Kepulauan Seribuselatan. Sedangkan, 3,5 mega watt lagi disiapkan untuk cadangan dan sebagai tindakan antisipasi. "Biaya pembangunan kabel bawah laut ini memakan biaya sekitar Rp 103 miliar," katanya.
Uktama (57), warga RT 001/03 Pulau Kelapa mengaku, senang dengan adanya informasi mengenai aliran listrik selama 24 jam di wilayahnya. Sebab, di Kepulauan Seribuselatan saja sudah dialiri listrik selama 24 jam. Sedangkan, di Kepulauan Seribuutara yang merupakan tempat tinggalnya selama ini hanya dialiri listrik selama 15 jam. "Saya berterima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta dengan adanya listrik 24 jam ini. Tentunya listrik tersebut sangat membantu warga di Pulau Kelapa terutama di siang hari," tandasnya
sumber www.beritajakarta.com
25 Des 2011
9 Langkah Urai Kemacetan Jakarta
Isu Jakarta macet total pada tahun 2014 seolah mendekati fakta. Bagaimana tidak, saat ini kemacetan telah menjadi pemandangan sehari-hari di ibu kota negara ini. Apa solusinya?
Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) lewat acara 'Catatan Akhir Tahun Transportasi Jakarta 2011' yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2011), mengusulkan sembilan langkah guna menindaklanjuti isu tersebut. Langkah ini disasarkan pada pemanfaatan layanan angkutan umum oleh pengguna kendaraan pribadi sehingga isu besar yang ditujukan untuk Jakarta itu terbantahkan. Langkah itu bermula dari perbaikan layanan angkutan umum.
Berikut sembilan langkah yang dianggap strategis oleh DTKJ dalam memperbaiki layanan tersebut:
- Penegakan hukum. Minimnya penegakan hukum saat ini membuat pengemudi terlihat biasa dan bebas melakukan pelanggaran hukum atau aturan lalu lintas.
- Mengadakan Standar Pelayanan Minimum (SPM) bagi angkutan umum di Jakarta. Hal ini guna melindungi hak konsumen atau pengguna angkutan umum untuk mendapatkan jaminan pelayanan yang baik, nyaman, serta aman.
- Melakukan evaluasi trayek angkutan umum eksisting (reguler). Hal ini didasari oleh banyaknya trayek angkutan umum yang tumpang tindih. Evaluasi ini untuk mengetahui kebutuhan armada trayek, membatasi pemberian izin trayek baru secara selektif, mengalihkan kendaraan dari rute "kurus" ke rute "gemuk", serta memulai sistem pemberian izin trayek berdasarkan quality licencing atau lelang.
- Memperbaiki layanan kereta api komuter Jabodetabek. Alasannya, kereta api dianggap tulang punggung sarana angkutan umum massal di Jakarta dan sekitarnya.
- Meningkatkan biaya penggunaan kendaraan bermotor pribadi di Jakarta. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan kebijakan parkir mahal berdasarkan zonasi, penerapan jalan berbayar, dan mencabut subsidi BBM.
- Mensubsidi angkutan umum. Hal ini guna meningkatkan minat masyarakat memanfaatkan angkutan umum karena berdasarkan politik manajemen transportasi, hanya angkutan umum yang berhak atas subsidi.
- Melakukan perbaikan kelembagaan bisnis atau operator angkutan yang ada sekarang. Pengelolaan angkutan umum harus berupa badan hukum bukan individu-individu.
- Pembatasan usia kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta. Hal ini untuk menjamin secara sistematis bahwa angkutan umum akan berkembang pelayanannya dan teknologi armadanya.
- Melakukan restrukturisasi Dinas Perhubungan menjadi Dinas Transportasi dan Infrastruktur Jakarta. Hal ini untuk meningkatkan kinerja pengelolaan transportasi yang dilakukan melalui penggabungan beberapa satuan kerja atau unit kerja di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Sembilan langkah ini diharapkan memberikan pengaruh yang signifikan dalam memecahkan masalah kemacetan Jakarta melalui perbaikan pelayanan angkutan umum. Namun, "tanpa ada dukungan nyata dari pemerintah pusat, maka Jakarta yang indah, tidak macet, dan bagus layanan angkuta umumnya akan tinggal sebagai ilusi," kata Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan.








