CahsGoper.com

13 Feb 2012

Aksi Menuntut Pembubaran FPI

Polisi mengamankan enam orang dalam aksi damai menuntut pembubaran Ormas Front Pembela Islam (FPI) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2012). Kasat Brimob Polda, Imam Sumargono menyatakan, empat orang diamankan di Polres Jakarta Pusat. Sementara dua orang lainnya masih berada di Pos Polisi Bundaran HI. Menurutnya, ke empat orang yang diamankan di Polres Jakarta Pusat adalah oknum yang membawa alat berupa kayu dan ketapel.

"Empat orang diamankan bawa ketapel dan kayu. Empat orang diamankan di Polres Jakarta Pusat dan dua orang peserta aksi diamankan di pos polisi," kata Imam kepada wartawan, Jakarta, Selasa (14/2/2012). Untuk diketahui, pembubaran itu dilakukan karena ada informasi yang menyebut ormas yang menjadi sasaran aksi tersebut sedang bergerak ke lokasi. "Polisi tidak dapat memberikan jaminan keamanan kepada kami," kata Vivi Setyawati, Koordinator Lapangan aksi.

Sementara massa yang sedang berkoordinasi di depan Hotel Grand Hyatt, tiba-tiba disusupi seorang tak dikenal. Pria paruh baya yang terlihat menggunakan jaket biru tersebut tiba-tiba menarik spanduk yang sedang dipegang salah seorang pimpinan aksi bernama Bhagavad Sambada, sambil meneriakan kalimat menentang aksi yang digelar bertepatan dengan Hari Kasih Sayang.

Massa yang terkejut dengan aksi pria ini, segera berteriak dan berhamburan. Suasana menjadi tak jelas, namun Baga, sapaan Bhagavad, sempat terkena pukulan oleh pria-pria tak dikenal. Dalam kericuhan pertama ini tiga orang langsung diamankan ke mobil tahanan.
Sementara Baga, yang sehari-hari berprofesi sebagai penulis lepas diamankan petugas di Pos Polisi Bundaran HI. Selain pria yang menjadi provokator, dalam kericuhan ini polisi mengamankan dua orang lainnya.

Salah seorang yang diamankan justru merupakan bagian peserta aksi yang diketahui bernama Bandi. "Dia Bandi, orang Gusdurian," terang Vivi. Seorang lainnya yang turut diamankan merupakan pria yang mengenakan jaket biru bergaris hitam.

Kericuhan kedua terjadi saat massa yang masih berkonsentrasi depan Hotel Grand Hyatt, kembali dikagetkan dengan diamankannya dua orang. Diketahui peristiwa kedua ini bermula ketika salah seorang peserta aksi bernama Galeska sedang diwawancara wartawan.

Dari arah belakang Galeska, seorang pria langsung memukul, bahkan sempat menantang. "Orang itu tidak langsung diamankan, justru sempat menantang," tutur Galeska

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls