Panas menampar Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Di utara Jakarta ini, Suwan (45) atau biasa dipangggil To'ing membuat kapal pencari ikan dengan biaya utang ke tetangga-tetangganya.
"Seluruh bahannya diperoleh dari kawasan Glodok, Jakarta. Tidak ada bantuan dari swasta maupun pemerintah, saya utang ke tetangga," kata Suwan kepada detikcom di lokasi pembuatan, Jumat (9/3/2012).
Suwan yang sehari-hari tukang kayu ini butuh waktu 2 bulan untuk menyelesaikan kapal berbahan fiber itu. Rencananya dia akan menjual hasil pekerjannya kepada nelayan. "Kalau ada yang mau, silakan beli Rp 90 juta. Modalnya Rp 60 juta," papar ayah 2 orang anak ini.
Kapal ini ia kerjakan berserta beberapa nelayan di Pulau Pramuka, sebuah pulau berjarak 1,5 jam perjalanan dari Ancol. To'ing tidak ada pengalaman apapun dalam membuat kapal nelayan. Dia hanya meniru dan menjiplak kapal yang sudah ada. "Baru jadi 2 buah kapal. Belum ada yang laku," ujar Toing.
Ketidakpedulian pemerintah memberikan modal membuatnya miris. Apalagi, Gubernur Jakarta Fauzi Bowo yang datang ke Pulau Pramuka tidak meliriknya sama sekali.
"Dia mendarat ke sini naik helikopter, hanya 40 meter dari sini. Tapi kami tidak dilirik sama sekali. Dia ke sini cuma kalau mau pemilu doang. Orang seperti kami tidak diperhatikan," kata Suwan.
Gubernur Fauzi Bowo (Foke) mendatangi pulau tersebut, Kamis (8/3) kemarin. Dia berkunjung dalam rangka Musrembug di kabupaten tersebut. Foke datang dengan menggunaan helikopter sewaan, sedang pegawai Pemprov lain menggunakan kapal cepat.(www.detik.com)

Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar