CahsGoper.com

8 Mar 2012

Pesan untuk Foke dari Nelayan Miskin Pembuat Kapal


Panas menampar Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Di utara Jakarta ini, Suwan (45) atau biasa dipangggil To'ing membuat kapal pencari ikan dengan biaya utang ke tetangga-tetangganya.

"Seluruh bahannya diperoleh dari kawasan Glodok, Jakarta. Tidak ada bantuan dari swasta maupun pemerintah, saya utang ke tetangga," kata Suwan kepada detikcom di lokasi pembuatan, Jumat (9/3/2012).

Suwan yang sehari-hari tukang kayu ini butuh waktu 2 bulan untuk menyelesaikan kapal berbahan fiber itu. Rencananya dia akan menjual hasil pekerjannya kepada nelayan. "Kalau ada yang mau, silakan beli Rp 90 juta. Modalnya Rp 60 juta," papar ayah 2 orang anak ini.

Kapal ini ia kerjakan berserta beberapa nelayan di Pulau Pramuka, sebuah pulau berjarak 1,5 jam perjalanan dari Ancol. To'ing tidak ada pengalaman apapun dalam membuat kapal nelayan. Dia hanya meniru dan menjiplak kapal yang sudah ada. "Baru jadi 2 buah kapal. Belum ada yang laku," ujar Toing.

Ketidakpedulian pemerintah memberikan modal membuatnya miris. Apalagi, Gubernur Jakarta Fauzi Bowo yang datang ke Pulau Pramuka tidak meliriknya sama sekali.

"Dia mendarat ke sini naik helikopter, hanya 40 meter dari sini. Tapi kami tidak dilirik sama sekali. Dia ke sini cuma kalau mau pemilu doang. Orang seperti kami tidak diperhatikan," kata Suwan.

Gubernur Fauzi Bowo (Foke) mendatangi pulau tersebut, Kamis (8/3) kemarin. Dia berkunjung dalam rangka Musrembug di kabupaten tersebut. Foke datang dengan menggunaan helikopter sewaan, sedang pegawai Pemprov lain menggunakan kapal cepat.(www.detik.com)

Pelayanan Kereta Memble, KRL Mania Mengadu ke Ombudsman RI


Komunitas pengguna Kereta Rel Listrik (KRL Mania) mengadukan rendahnya pelayanan KRL ke Ombudsman Republik Indonesia. Mereka menilai manajemen KRL tidak serius memperbaiki standar pelayanan minimal (SPM) kereta api. 

"Kami mengadu ke Ombudsman karena Ditjen Kereta Api, PT KAI, PT KCJ tidak serius melakukan pembenahan standar pelayanan minimal angkutan orang dengan kereta api," kata Humas KRL Mania, Agam Fatchurrochman, kepada detikcom, Jumat (9/3/2012). 

Agam mengatakan pengaduan itu dilakukan Kamis (8/3) kemarin. KRL Mania mengajukan 24 poin standar pelayanan minimal yang bisa dilakukan dengan mudah oleh manajemen KRL. "Tapi ada 7 poin yang bisa dilakukan saat ini," katanya. 

Agam menyatakan salah satu rekomendasi yang diajukan adalah mengenai fasilitas kesehatan di stasiun dan kereta. Fasilitas ini penting karena hampir setiap hari ada saja orang yang pingsan di KRL akibat pendingin udara yang mati. 

"Biasanya yang menolong kalau ada orang yang pingsan itu penumpang, bukan petugas kereta," sambungnya.  Poin lain dalam rekomendasi tersebut antara lain adalah fasilitas khusus bagi penyandang cacat, wanita hamil dan orang lanjut usia. Selain itu masalah perbaikan lampu penerangan juga menjadi sorotan. 

"Kita tahu setiap hari AC di kereta sering rusak, tapi kita tidak diberi tahu bagaimana membuka jendela. Seharusnya informasi itu ada," kritik Agam.  Menurutnya dalam pertemuan kemarin dengan Ombudsman, manajemen KRL juga ikut hadir. "Kemarin sudah ada perwakilan dari PT KAI, Kementerian Perhubungan, PT KCJ dan juga Kementerian BUMN," ucapnya.

7 Mar 2012

Ogah Layani Bercinta, 1.398 Istri Diperkosa Suami

Kekerasan terhadap perempuan terus terjadi sepanjang 2011. Dalam catatan Komnas Perempuan terjadi kasus kekerasan sebanyak 119.107 kasus, 1.398 di antaranya merupakan pemerkosaan istri oleh suaminya.

"Sebanyak 1.398 perempuan mengalami kekerasan seksual oleh suaminya sendiri. Seperti ketika istri sedang datang bulan, capai habis bekerja tetapi dipaksa melayani suami," kata Komisioner Komnas Perempuan Bagian Pemantauan, Saur Tumiur Situmorang, dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta, Rabu (7/3/2012).

Sedangkan istri yang mengalami kekerasan ekonomi sebanyak 3.222 orang dan kekerasan fisik sebanyak 2.790 kasus. Sisanya mengalami kekerasan di ranah publik seperti pencabulan, perkosaan, aborsi dan pornografi.

"Kekerasan ekonomi seperti tidak diberi uang nafkah oleh suami. 95 persen atau 113.878 kasus berupa kekerasan dalam rumah tangga," terang Saur.

Dari data 2011, kekerasan terhadap perempuan paling banyak dilakukan di Jawa Tengah, disusul Jawa Timur. Masing-masing berjumlah 25.628 kasus dan 24.555 kasus. "Adapun usia yang paling rentan adalah usia 13-39 tahun dengan korban paling banyak ibu rumah tangga dan pelajar," ujar Saur.(www.detik.com)

4 Mar 2012

Genangan Air Setinggi 40 Cm di Tol Cawang


Jakarta Hujan yang mengguyur Jakarta menciptakan genangan air. Misalnya saja ada genangan air setinggi 40 cm di Tol Cawang arah Tanjung Priok. Kendaraan kecil diminta menghindari lokasi ini.

"Ada genangan air setinggi 40 cm di Tol Cawang, dari arah Halim ke Tanjung Priok. Tepatnya ada di bawah simpang susun Cawang. Nah, di situ ada terowongan, di situlah genangan airnya," ujar petugas Traffic Information Center (TIC) Jasa Marga, Ghafur, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (4/3/2012) pukul 16.45 WIB.

Informasi adanya genangan air itu diperoleh petugas pukul 15.30 WIB. Kendaraan yang berukuran kecil seperti sedan pun diminta untuk tidak melewati ruas jalan tersebut.

"Sudah kita imbau agar kendaraan kecil pakai jalur alternatif. Sedangkan kalau kendaraan besar masih bisa melintas," terangnya.

Menurut dia, bila ada hujan deras ruas jalan ini tidak pernah tergenang air hingga setinggi itu. Dia menduga genangan air terjadi karena ada saluran air yang mampet.(www.detik.com)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls